9 Cara Berdamai Dengan Keadaan! Menantu Wanita Tinggal Serumah Ibu Mertua

Setelah menikah, biasanya pasangan muda mempunyai pilihan daerah tinggal untuk melanjutkan kehidupan rumah tangga barunya. Bagi yang sudah mapan, tinggal di rumah sendiri niscaya menjadi pilihan pertama. Jika belum punya, biasanya mereka akan mengontrak rumah. Alternatif lainnya yaitu dengan tinggal bersama orang tua, baik orang bau tanah sang suami maupun orang bau tanah istri.

Namun, untuk beberapa kasus adakalanya pasangan muda harus tinggal bersama orang bau tanah suami alasannya yaitu suaminya anak tunggal misalnya. Otomatis sang istri harus mengikuti langkah suami untuk tinggal bersama orang bau tanah suami. Itu berarti menantu wanita akan tinggal bersama mertua. Biasanya, ini menjadi problema tersendiri bagi sang istri alasannya yaitu ia harus mencicipi “indahnya” membuatkan cinta suami dengan ibu mertua. Dengan kata lain, cinta suami niscaya akan terbagi, baik untuk istri maupun untuk ibunya.

Nah, jikalau tidak ditanggapi dengan positif, maka rawan sekali terjadi konflik di antara menantu wanita dan ibu mertua. Masalah sepele pun dapat jadi runyam jikalau menantu wanita tidak berusaha mengolah konflik yang terjadi. So, kamu butuh tips untuk berdamai dengan keadaan di rumah mertua supaya kehidupan pernikahanmu dapat langgeng tanpa ada perpecahan.

1. Adaptasi: Selalu Butuh Waktu Untuk Menyesuaikan Diri di Tempat Baru

Seperti halnya dikala kita sekolah, kuliah, kos, kerja, dan sebagainya, daerah yang gres kita tinggali niscaya banyak ketidaknyamanan di sana. Berusahalah untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan rumah mertuamu, alasannya yaitu tanpa penyesuaian kamu niscaya tidak betah tinggal di sana. Memang berat dan butuh waktu, tapi bukan berarti tidak bisa, kan?

2. Anggaplah Beliau Sebagai Ibumu Sendiri, Dia Akan Menganggapmu Anaknya Sendiri

Mungkin tidak 100% benar, namun jikalau kamu dapat memposisikan ibu mertua bukan sebagai “orang lain” di sisimu, maka dia niscaya juga akan mencicipi kasih sayangmu sebagai anak. Ia akan menganggapmu sebagai anaknya sendiri, sehingga korelasi kalian terasa sangat dekat. Seperti bukan lagi antara menantu dan mertua.

3. Jangankan dengan Ibu Mertua, Anak Kembarpun Pasti Ada Konflik

Konflik dalam rumah tangga itu biasa. Konflik dengan keluarga niscaya selalu ada, bahkan antar saudara kembar! So, mencari solusi atau pemecahan dari konflik itu yaitu yang utama. Jangan memperkeruh dengan emosi dan kemarahan berkepanjangan.

4. Kunci 1: Pahami Karakternya!

Kunci untuk meraih hatinya yaitu dengan menyelami abjad ibu mertua. Sebagai menantu, kamu harus banyak menyerah untuk betul-betul memahami apa yang diinginkan oleh ibu mertuamu. Jangan lelah untuk mengetahui karakternya, alasannya yaitu dengan itulah kamu dapat berdamai dengannya.

5. Berpikir Positif, Semua yang Terjadi Pada Hidup Kita yaitu Buah Pikiran Kita Sendiri

Bisa jadi, masalah-masalah yang timbul dalam kehidupan kita timbul akhir prasangka jelek yang kita miliki. Solusinya, selalu berpikir aktual (apalagi terhadap mertua) dan rasakan energi aktual itu akan menjalar dan menciptakan korelasi kita dengan mertua jadi semakin baik.

6. Hormati Ibu Mertua, Tanpa Jasanya Suamimu Tidak Ada

Apabila kita tidak menyukai sifat dari ibu mertua, selalu tenangkan diri dan ingatlah bahwa kamu harus selalu menghormati ibu mertuamu. Tanpa jasa dia yang mengandung, melahirkan, dan merawat anaknya, maka suamimu tidak akan ada menyerupai dikala ini. So, hormatilah dia menyerupai kamu menghormati suamimu dan ibu kandungmu.

7. Kunci 2: Jangan Ragu Untuk Berbagi Kisah Dengannya

Banyak orang bilang jikalau menantu dan ibu mertua tidak dapat sedekat anak dengan ibu kandungnya. Namun, kamu dapat mematahkan anggapan tersebut dengan telaten mengajak ngobrol ibu mertua setiap hari. Bicara perihal apa saja, perihal keluarga, masa kecil suami, pekerjaan, resep masakan, hingga hal-hal sensitif pun dapat kamu bicarakan dengan ibu mertua. Ibu mertua akan merasa dihargai dan diharapkan sehingga ia tidak canggung untuk membuatkan dongeng denganmu.

8. Lakukan Tugas Rumah Tangga Serapi Mungkin, Hatinya Akan Melunak Dengan Usahamu

Hal ini mungkin sepele, namun berefek besar. Kerjakanlah tugas-tugas rumah tangga serapi mungkin. Bangun pagi, kemudian kerjakan perkerjaan rumah menyerupai menyapu, memasak, mengepel, mencuci, dan sebagainya. Jika tidak dapat semuanya, cukup kerjakan sebagian asalkan dapat maksimal. Bahkan, jikalau kamu punya pembantu, tetap lakukan pekerjaan rumah semoga hati ibu mertuamu melunak seiring dengan usahamu.

9. Berdoalah. Hanya Tuhan yang Mampu Memberi Keajaiban Setelah Semua Upaya Sudah Dilakukan

Jika semua perjuangan sudah kamu kerjakan namun kamu tetap tidak nyaman tinggal bersama mertua, berdoalah semoga hatimu tenang. Doakan pula mertuamu supaya dapat berkompromi denganmu. Siapa tahu, dengan doamu Tuhan akan menunjukkan ketenangan dan kebahagiaan dalam hidupmu. Bersabarlah, tidak ada dilema yang tidak ada ujungnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *